Berbagi informasi unik, menarik dan informatif

Sunday, August 20, 2017

Puisi : Hentak kecil sepatuku

Hentakan kecil sepatuku terus berirama mengikuti nada2 musik yg kudengarkan melalui earphone yg terhubung dgn telpon pintar milikku. Aku coba menghitung waktu,  mengendalikan nya hingga aku tau bagaimana caranya membunuh kejenuhan ini. Detik ke detik terus bergulir hingga lelah mengeliat penuh dirautku. Ku ahlikan pandangan ku ke arah jalanan yang temaram di  makan sinar bulan. Menerka adakah tapak jejak mendekat hingga menghetikan pekerjaanku yg melelahkan ini. Namun, utk kesekian kalinya aku harus meneguk pil pahit kekecewaan. Tak ada tanda2 kedatangannya. 

 kini fokus mataku berpindah pada jam tangan yg kukenakan. Sudah lewat setengah jam dr waktu yg dijanjikan. Ahh muak rasanya, ku putuskan beranjak dr bangku yg sedari td menemani ku. Ku biarkan dia sendirian menunggu hingga surya menyapa dunia lagi....

04:15 pagi

Kurenggangkan seluruh badanku, mencoba melawan kemalasan. Dengan mata yang masih sayu dan mulut yang tak hentik2nya menguap, aku bangkit. Seperti biasa aku mengecek handphone ku. Ya ini menjadi salah satu kebiasaan buruk di era modern ini. Tapi untungnya aku tidak terlalu keganjringan sosial media seperti kebanyakan orang. Yang setiap mau ngapain selalu update di sosmed mereka.

Ku coba mengaktifkan Hpku, tapi tidak masih saja tetap mati. Berulang ulang ku coba lagi.  Ahh, aku baru ingat. Semalam mungkin karena kelelahan jadi aku lupa mematikannya.

 Alhasil batrenya kosong dan mati. Tanpa pikir panjang langsung ku hubungan dengan charger yang selalu standby 24jam di colokan.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA :)

loading...