Puasa arafah adalah puasa sunnah yang dilaksana pada tanggal 9 Dzulhijah. Pada saat tanggal tersebut sedang berlangsung wukuf oleh para jamaah haji di tanah suci. Sementara puasa Tarwiyah dilaksanakan pada hari Tarwiyah yakni pada tanggal 8 Dzulhijja.
Puasa arafah memiliki keutamaan. Salah satunya di sebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah yang artinya.
Bahwa Rasulullah saw bersabda:
"Puasa hari Arafah menutup dosa dua tahun, satu tahun yang lampau dan satu tahun yang akan datang, dan puasa Asyura menutup dosa satu tahun. " [Hadis ini diriwayatkan oleh sejumlah ahli hadis dan teks di atas adalah riwayat Imam Ahmad].
Bahwa Rasulullah saw bersabda:
"Puasa hari Arafah menutup dosa dua tahun, satu tahun yang lampau dan satu tahun yang akan datang, dan puasa Asyura menutup dosa satu tahun. " [Hadis ini diriwayatkan oleh sejumlah ahli hadis dan teks di atas adalah riwayat Imam Ahmad].
Namun pada pelaksanaanya, dosa yang diampuni disini menurut para ulama adalah dosa-dosa kecil. Para ulama mengatakan, ”Maksudnya dosa-dosa yang terhapus itu adalah dosa kecil.”
Bila dia tidak memiliki dosa kecil, diharapkan puasa ini menjadi penyebab meringankan dosa besar yang dia lakukan. Apabila tidak memiliki dosa besar, puasa ini akan menjadi penyebab naiknya derajat dia. (Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim, 8/51)
Bila dia tidak memiliki dosa kecil, diharapkan puasa ini menjadi penyebab meringankan dosa besar yang dia lakukan. Apabila tidak memiliki dosa besar, puasa ini akan menjadi penyebab naiknya derajat dia. (Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim, 8/51)
Puasa arafah hanya disunnah untuk orang-orang yang tidak melaksankan ibadah haji. Sedangkan, yang melaksanakan ibadah haji tidak dianjurkan untuk melasankan puasa arafah.
Puasa arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijja yaitu jika disamakan dengan kalender masehi bertepan dengan tanggal 31 agustus 2017 yaitu pada hari kamis.
Tidak seperti pelaksanaan puasa ramadhan yang penetapannya berbeda-beda. Pada puasa arafah, hampir seluruh golangan dan organisasi umat islam Indonesia melaksanakannya dengan tanggal yang sama.
Adapun niat pusa arafah ialah:
نويت صوم عرفة سنة لله تعالى
(Nawaitu shauma arafah, sunnatal lillahi ta'ala)
Artinya: "Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta'ala"
(Nawaitu shauma arafah, sunnatal lillahi ta'ala)
Artinya: "Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta'ala"
Nah jika sudah tahu puasa arafah itu apa dan keutamanya, tidak salahnya tahun ini kita melasanakan amalan ini. Sebab puasa arafah hanya sekali dilaksanakan dalam setahun. Betapa baiknya Allah dalam memotivasi kita untuk memupuk pahala.
Kalo sudah tahu, jangan lupa di share sama teman-teman yang lain. Biar yang lain juga bisa menuai pahala.
"Barang siapa yang menunjuki suatu kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala sebagiamana orang yang mengerjakannya. " (H.R Muslim)







0 komentar:
Post a Comment
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA :)