"Puncak kangen yang paling dahsyat adalah ketika dua orang tak saling TELPON, SMS, BBM dan saling saling lainnya. Tetapi diam diam saling mendoakan."
Kemarin, aku liat quotes ini di twitternya mbah Sudjiwo Tedjo. Sederhana sih, tapi bermakna dalem, bagiku :). Dan entah kenapa ingatan aku langsung berputar pada satu titik yang sedari dulu, dengan susah payah aku enyahkan dipikiranku. Persis seperti kata kata itu, tak ada Telpon SMS BBM dan komunikasi lainnya, iya itulah yang terjadi. Sudah berlangsung lama, mungkin 1 tahun lebih. Aku tak tau pasti, yang jelas aku mengalaminya; Rasa, Sedih, Rindu, mungkin bisa dibilang: Galau. Iya, fase itu sempat hadir dalam hidupku, melelahkan menyita semuanya; pikiran, tenaga dan waktu. MoveOn adalah sebuah cita-cita besar yang ingin segera aku wujudkan. Secepatnya!
Perlahan aku belajar semuanya bahwa hidup tak hanya tentang pasangan, tak hanya tentang satu orang, tak hanya tertuju hanya satu pusat. Aku sadar itu....
“Patience has taught me that you’re not the center of the universe.” — Nicholas Saputra
Aku tau, tak semua yang kita pertahanin akan berujung untuk kita miliki. Semuanya hanya semu, Khayalan alam bawah sadar... Karna semuanya hanya imajinasi yang tanpa kita sadari hasrat dan keingin-lah yang begitu menggebu ingin mewujudkannya jadi Nyata. Padahal Mustahil...
Aku belajar, semakin kulepas maka semakin kecil pula rasa egois yang menguasi jiwaku sampai akhirnya rasa itu pelahan pergi. Karna Cinta itu tidak egois tak memaksakan kehendak. Biar saja semesta yang menjadi saksi atas cerita cinta yang telah Tuhan tuliskan pada setiap pasangan.
Walaupun sebenarnya tak 100% aku melenyapkannya dalam.hidupku, ada sesikt sisa sisa yang terkadang membuat rasa yang bernama rindu itu muncul menggambang kembali ke permukaan, meski kadang menguap begitu saja. Sebab hanya terpendam...
"Cara terbaik melupakan seseorang adalah dengan mengingat nya" - Tere Liye
Mungkin, kami saling mengingat hanya di waktu/tanggal tertentu saja. Seperti kemarin, ditanggal kelahiranku. Terjadi percakapan singkat, Sekedar ucapan selamat+doa lalu kembali hilang... Great job boy!
Tapi, sungguh ini tak seperih dulu, bahkan aku sudah mampu mengendalikan perasaan; tak semenggebu dulu, mungkin 'dia' sudah perlahan pergi dari dada ini; iya! . Terbiasa tanpa kabar darinya membuat Aku biasa saja ketika mendapat kabar darinya. Ajaib!
I'm Fine at all boy! Don't Worry. Let it go.... (it : Love)
"Selang waktu berjalan kau kembali datang, tanyakan keadaanku. Ku bilang: Kau tak berhak tanyakan hidupku; membuatku semakin terluka" - Sheila On 7 (Mudah Saja)
Well kembali ke quotes awalnya Mbah Sudjiwo Tedjo, Di kalimat akhirnya yang membuat aku tersenyum. Manis kata kata nya; Saling mendoa kan. Mungkin itulah yang seharusnya aku lakukan ketika seberkas siluetnya hadir di otakku; ketika rindu menyapa dengan anggunnya. Aku akan berdoa untuknya yang entahlah apakah dia melakukan hal yang sama seperti aku; ketika rindu juga memeluknya dengan mesra?
Tak berharap, Sebab mendo'akan tanpa suruh tanpa balasan do'a yang sama. Tulus ikhlas dari hati hingga Tuhan segan mendengarkannya lalu Amin para malaikat menyebar kesegala ufuk :)
Kemarin, aku liat quotes ini di twitternya mbah Sudjiwo Tedjo. Sederhana sih, tapi bermakna dalem, bagiku :). Dan entah kenapa ingatan aku langsung berputar pada satu titik yang sedari dulu, dengan susah payah aku enyahkan dipikiranku. Persis seperti kata kata itu, tak ada Telpon SMS BBM dan komunikasi lainnya, iya itulah yang terjadi. Sudah berlangsung lama, mungkin 1 tahun lebih. Aku tak tau pasti, yang jelas aku mengalaminya; Rasa, Sedih, Rindu, mungkin bisa dibilang: Galau. Iya, fase itu sempat hadir dalam hidupku, melelahkan menyita semuanya; pikiran, tenaga dan waktu. MoveOn adalah sebuah cita-cita besar yang ingin segera aku wujudkan. Secepatnya!
Perlahan aku belajar semuanya bahwa hidup tak hanya tentang pasangan, tak hanya tentang satu orang, tak hanya tertuju hanya satu pusat. Aku sadar itu....
“Patience has taught me that you’re not the center of the universe.” — Nicholas Saputra
Aku tau, tak semua yang kita pertahanin akan berujung untuk kita miliki. Semuanya hanya semu, Khayalan alam bawah sadar... Karna semuanya hanya imajinasi yang tanpa kita sadari hasrat dan keingin-lah yang begitu menggebu ingin mewujudkannya jadi Nyata. Padahal Mustahil...
Aku belajar, semakin kulepas maka semakin kecil pula rasa egois yang menguasi jiwaku sampai akhirnya rasa itu pelahan pergi. Karna Cinta itu tidak egois tak memaksakan kehendak. Biar saja semesta yang menjadi saksi atas cerita cinta yang telah Tuhan tuliskan pada setiap pasangan.
Walaupun sebenarnya tak 100% aku melenyapkannya dalam.hidupku, ada sesikt sisa sisa yang terkadang membuat rasa yang bernama rindu itu muncul menggambang kembali ke permukaan, meski kadang menguap begitu saja. Sebab hanya terpendam...
"Cara terbaik melupakan seseorang adalah dengan mengingat nya" - Tere Liye
Mungkin, kami saling mengingat hanya di waktu/tanggal tertentu saja. Seperti kemarin, ditanggal kelahiranku. Terjadi percakapan singkat, Sekedar ucapan selamat+doa lalu kembali hilang... Great job boy!
Tapi, sungguh ini tak seperih dulu, bahkan aku sudah mampu mengendalikan perasaan; tak semenggebu dulu, mungkin 'dia' sudah perlahan pergi dari dada ini; iya! . Terbiasa tanpa kabar darinya membuat Aku biasa saja ketika mendapat kabar darinya. Ajaib!
I'm Fine at all boy! Don't Worry. Let it go.... (it : Love)
"Selang waktu berjalan kau kembali datang, tanyakan keadaanku. Ku bilang: Kau tak berhak tanyakan hidupku; membuatku semakin terluka" - Sheila On 7 (Mudah Saja)
Well kembali ke quotes awalnya Mbah Sudjiwo Tedjo, Di kalimat akhirnya yang membuat aku tersenyum. Manis kata kata nya; Saling mendoa kan. Mungkin itulah yang seharusnya aku lakukan ketika seberkas siluetnya hadir di otakku; ketika rindu menyapa dengan anggunnya. Aku akan berdoa untuknya yang entahlah apakah dia melakukan hal yang sama seperti aku; ketika rindu juga memeluknya dengan mesra?
Tak berharap, Sebab mendo'akan tanpa suruh tanpa balasan do'a yang sama. Tulus ikhlas dari hati hingga Tuhan segan mendengarkannya lalu Amin para malaikat menyebar kesegala ufuk :)






0 komentar:
Post a Comment
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA :)