AQUA LA VISTA BABY
Getir bibirku masih terasa pahit menjalar hati.
Berdendangkan lagu duka di setiap denting waktu.
Aku tersungkur pada lubang dustamu yang begitu kelam.
Lalu kau acuh tanpa perasaan.
Datar....
Kubangkitkan lagi kobaran api putih ini.
Agar mata itu terbuka lebar kembali menatap hinaku
Namun, daya rasanya tak kuasa menyadarkan
Hatimu terlalu beracun untuk kutawarkan lagi.
Sebab kau lelah dengan tingkahku. Jawabmu yang tersirat pasti.
Begitukah kasih??
Lalu dimana letak ibamu dulu.
Ketika butiran mengalir deras di pelupuk ku.
Kau lemah karena itu.
Dan menangis dalam tidurmu.
Kemarin......u
Kemudian setelah kau tularkan atmosfer cinta yang membara. Membuatku jatuh, sakit yang kurasa
Lalu....
Yaaa... Kau orang terhebat yang pernah kukenal
Semua seolah hipnotis, dan di akhir bawah sadarku ini.
Aku mulai tersadar,
Aku juga lelah dengan semua ini
Diakhir bawah sadarku ini. Aku mulai mengakhiri semuanya yang terlebih dulu telah kau akhiri.
Aqua la vista :)
BIAS
ada mata yang menangis dalam sunyi malam.
menampari sekujur tubuh, membuatnya remuk tapi tak hancur....
ada bibir yang getir menggigil menahan jutaan kata kata
melecuti segenap jiwa yang rapuh tapi tidak mati....
seberapa pantasnya ganjaran yang ku dapat dari perjuangan waktu ini.
ketika semua lalai dalam penantian.
Hanya aku yang tegar, tegap, terduduk menerawang cerita
sang waktu jawab.
tapi hening....
Sadarkah dia, aku si merpati malang yang arogan.
Ke apatisan ku terhadap jiwa selainmu, belumkah membuatmu melihat mata hatiku...
Wahaii kau biasku....
Terbataku ucap. Di dingin sunyi malam
Agar peka menghampiri otakmu
"Aku ingin menikmati nyata mu" ......
AKHIR DARI UJUNG
Tersipu rona mataku menebar.
kala sapa mu memecah hening tak berpenghuni ini.
yang hanya diam dalam milyaran detik kosong.
Tampak jelas bukan?
ada getaran yang mengguncang hati saat namamu beresonansi di otaku
Tak tau pasti apa itu.
yang ku tahu, ada simpul di senyumku
jutaan gelora bahagia pecah seketika dalam duniaku.
gejolak ini semakin waktu membuatku menyadari betapa suka akhirnya menyapaku lagi di ujung penantian ini
akhirnya .....
Getir bibirku masih terasa pahit menjalar hati.
Berdendangkan lagu duka di setiap denting waktu.
Aku tersungkur pada lubang dustamu yang begitu kelam.
Lalu kau acuh tanpa perasaan.
Datar....
Kubangkitkan lagi kobaran api putih ini.
Agar mata itu terbuka lebar kembali menatap hinaku
Namun, daya rasanya tak kuasa menyadarkan
Hatimu terlalu beracun untuk kutawarkan lagi.
Sebab kau lelah dengan tingkahku. Jawabmu yang tersirat pasti.
Begitukah kasih??
Lalu dimana letak ibamu dulu.
Ketika butiran mengalir deras di pelupuk ku.
Kau lemah karena itu.
Dan menangis dalam tidurmu.
Kemarin......u
Kemudian setelah kau tularkan atmosfer cinta yang membara. Membuatku jatuh, sakit yang kurasa
Lalu....
Yaaa... Kau orang terhebat yang pernah kukenal
Semua seolah hipnotis, dan di akhir bawah sadarku ini.
Aku mulai tersadar,
Aku juga lelah dengan semua ini
Diakhir bawah sadarku ini. Aku mulai mengakhiri semuanya yang terlebih dulu telah kau akhiri.
Aqua la vista :)
BIAS
ada mata yang menangis dalam sunyi malam.
menampari sekujur tubuh, membuatnya remuk tapi tak hancur....
ada bibir yang getir menggigil menahan jutaan kata kata
melecuti segenap jiwa yang rapuh tapi tidak mati....
seberapa pantasnya ganjaran yang ku dapat dari perjuangan waktu ini.
ketika semua lalai dalam penantian.
Hanya aku yang tegar, tegap, terduduk menerawang cerita
sang waktu jawab.
tapi hening....
Sadarkah dia, aku si merpati malang yang arogan.
Ke apatisan ku terhadap jiwa selainmu, belumkah membuatmu melihat mata hatiku...
Wahaii kau biasku....
Terbataku ucap. Di dingin sunyi malam
Agar peka menghampiri otakmu
"Aku ingin menikmati nyata mu" ......
AKHIR DARI UJUNG
Tersipu rona mataku menebar.
kala sapa mu memecah hening tak berpenghuni ini.
yang hanya diam dalam milyaran detik kosong.
Tampak jelas bukan?
ada getaran yang mengguncang hati saat namamu beresonansi di otaku
Tak tau pasti apa itu.
yang ku tahu, ada simpul di senyumku
jutaan gelora bahagia pecah seketika dalam duniaku.
gejolak ini semakin waktu membuatku menyadari betapa suka akhirnya menyapaku lagi di ujung penantian ini
akhirnya .....






0 komentar:
Post a Comment
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA :)